19 Feb

10 Tips Email Marketing yang Berhasil

10 Tips Email Marketing yang Berhasil

Secara statistik, email marketing adalah salah satu kanal di digital yang memperoleh ROI paling tinggi. Email masih paling disukai karena sifatnya yang intrusif, langsung masuk ke dalam inbox. Disamping itu, email masih merupakan layanan favorit yang banyak digunakan dari Internet. Artikel berikut berisi kumpulan tips email marketing yang dapat Anda implementasikan langsung.

Mengirim pesan pemasaran via email bukanlah sekedar kirim secara masal lalu melupakannya. Perlu upaya yang berkesinambungan untuk memperoleh return of investment yang tinggi.

  1. Gunakan E-mail sebagai dialog
    Sifat dasar email adalah untuk berdialog, berdiskusi dan berkomunikasi secara dua arah. Jangan hilangkan sifat dasar ini dengan memberi pesan yang dapat dikembankan menjadi dialog. Dukung mereka untuk berpartisipasi pada sosial media. Ciptakan diskusi. Buatlah materi-materi yang memang menarik untuk didiskusikan.
  2. Lihat lebih jauh daripada hanya sekedar mengandalkan CTR (Click Through Rate)
    Metrik standar memang penting. CTR dan open rate harus tinggi. Namun Anda harus mampu melihat lebih jauh dari situ. Artikel-artikel mana yang disukai. Bagaimana reaksi mereka dalam menghadapi konten tertentu? Kembangkan imajinasi Anda dalam melihat metrik yang ada.
  3. Segmentasi
    Kelompokkan audiens Anda. Bisa berdasarkan demografi, atau jenis bisnis yang mereka geluti. Setelah Anda pahami karakter dan reaksinya, masing-masing segmen, pastinya Anda kembangkan jenis konten yang berbeda pula.
  4. Fokus pada Pesan
    Hindari konten-konten berulang. Hindari pula hard selling secara terus menerus. Email adalah alat untuk berdialog. Selalu perhatikan profile mereka, sehingga Anda bisa mengembangkan konten yang selalu memelihara percakapan antara brand Anda dengan mereka.
  5. Otomatiskan Bila Perlu
    Selain pengukuran yang detail, salah satu keunggulan digital adalah otomatisasi. Sudah tersedia banyak alat-alat untuk otomatisasi email marketing. Misalnya penjadwalan pengiriman, pemicu berdasarkan kebiasaan (jika seseorang klik link tertentu, akan memicu pengiriman email lainnya).
  6. Gabungkan beberapa gaya dan metode
    Jika performa email marketing Anda kurang bagus, upayakan untuk menggabungkan beberapa gaya. Misal dengan desain yang berbeda, atau gaya komunikasi yang lain. Selalu gunakan A/B testing untuk mengetahui mana yang jalan dan mana yang tidak.
  7. Deliverability harus di atas 95%
    Pastikan email Anda masuk ke dalam inbox mereka. Jangan sampai pesan yang dibuat secara hati-hati namun berakhir di folder spam. Pastikan Anda menggunakan tool email marketing yang menjamin hal ini. Hindari kata free, offer dan kata-kata lain yang banyak digunakan spammer.
  8. Selalu uji ulang
    Buat beberapa alternatif judul untuk beberapa jenis audiens. Kombinasikan dengan gambar-gambar berbeda. Lihat reaksi mereka. Demikian lakukan secara terus menerus hingga Anda memahami benar audiens Anda.
  9. Analisa dan Optimasi secara reguler
    Email marketing tidak perlu menggunakan data yang besar untuk dapat dianalisa. Cukup lihat angka-angka di dashboard Anda dan lihat apa yang dapat disimpulkan dari data tersebut. Lakukan ini secara reguler setiap kali Anda mengirim pesan.
  10. Gunakan Social Share
    Saat ini banyak tool email marketing yang memiliki plugin social share. Pastikan Anda menggunakannya. Saat audiens membaca pesan Anda dan mereka menyukainya, mereka dapat membagikannya secara cepat dan otomatis.

 

sumber artikel: marketo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *