16 Feb

Trend Budget Digital Marketing 2015: Naik 17%

Trend Budget Digital Marketing 2015: Naik 17%

Menurut laporan dari Gartner, 50% perusahaan akan meningkatkan budget digital marketing hingga 17%. Jika melihat trend dari tahun 2014, peningkatan ini tergolong sehat. Marketer mulai menyadari porsi digital yang semakin besar, lebih banyak ditujukan untuk customer experience.

Sementara data dari Sales Force Marketing Cloud, ada 5 metrik yang digunakan kenapa trend budget digital marketing 2015 cenderung naik.

Trend Budget Digital Marketing 2015

Dari grafik di atas, peningkatan revenue adalah pertimbangan utama. Artinya digital marketing sudah menghasilkan revenue disamping marketing konvensional yang mereka lakukan. Kemudian yang kedua adalah customer satisfaction. Engagement adalah faktor yang bisa dibilang paling kuat jika memanfaatkan media sosial. Dengan materi yang baik, dan diperbaiki dari waktu ke waktu, akan memunculkan kepuasan pelanggan. Dan bagusnya, kepuasan ini bisa dihitung secara akurat dengan menggunakan teknologi analytic yang ada di media sosial maupun website.

Lalu, kanal-kanal apa saja dari Digital Marketing yang mengalami kenaikan dan penurunan? Berikut data dari Sales Force.

 

 

Menurut data di atas, konten untuk corporate website beserta social media masih menjadi favorit para digital marketer. Hal ini tidak bisa dipungkiri, mengingat di website dan social media-lah engagement terjadi. Disamping itu, standar pengukuran di website sudah standar, sehingga memudahkan digital marketer untuk menghitung ROI.

Untuk para pemilik brand dan marketer di Indonesia, data di atas barangkali bisa memberi gambaran untuk yang masih memiliki keraguan dalam alokasi budget marketing untuk digital.

Sumber:

  1. 2015 State of Marketing – SalesForce
  2. CMO Spend 2015: Eye of The Buyer

(gambar: smallbiztrends.com )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *